Header Ads

5 Kejadian Menghebohkan Yang Terjadih Hanya Gara-Gara Kentut

Semua orang tahu jika kentut adalah hal yang sangat manusiawi. Di dunia ini tak ada seorang pun yang tidak mengalaminya, termasuk selebriti sekalipun. Kentut bahkan tergolong masuk dalam kategori kebutuhan. Sebab, keluarnya gas dari tubuh membantu untuk mengatasi kembung bahkan mencegah penyakit lebih berat seperti kanker.

Saat kentut, biasanya udara yang keluar dari rektrum menimbulkan suara akibat getaran. Kentut juga memiliki aroma tidak sedap karena udara tersebut adalah bagian dari sistem pencernaan yang campur aduk.

Bisa jadi selama ini kentut dianggap sepele. Namun ternyata ada beberapa kasus di mana kentut menjadi hal yang berujung sangat fatal. Berikut ini adalah lima fenomena gila yang terjadi setelah insiden kentut.


1. Ruang Operasi Terbakar karena Kentut

Rumah sakit Tokyo juga mengalami hal tak lazim. Ketika ketika seorang pasien wanita yang sedang menjalani operasi bedah rahim. Proses tersebut menggunakan sinar laser ke arah serviks. Saat proses operasi sedang berlangsung, tanpa diduga pasien kentut. Tak lama kemudian, muncul api yang terus menjalar hingga hampir ke seluruh ruangan operasi. Dugaan terjadinya hal tersebut adalah sinar laser yang memicu pasien mengeluarkan gas terus-menerus. Gas kentut yang mengandung metana dan hidrogen memang mudah terbakar. Karena kejadian tersebut, pasien pun mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.


2. Salah Operasi, Seorang Wanita jadi Kentut Lewat Mrs V

Jasmina Velkovska mengalami hal aneh usai operasi penyakit kankernya. Tak diduga, kesalahan dalam operasi tersebut justru membuat Jasmina mengalami penyakit lain. Hal itu karena kesalahan tim medis dari rumah sakit di ibukota Skopje. Operasi pengangkatan sel kanker di ususnya justru membuat usus Jasmina tersambung dengan vagina. Hal itu menyebabkan ia kentut melalui vagina. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata sel kanker dalam tubuhnya belum terangkat. Jasmina pun melakukan operasi ulang di rumah sakit yang lain.


3. Pendaratan Darurat Dilakukan Singapore Airlines

Pesawat Singapore Airlines Boeing 747-400 dengan rute penerbangan Kuala Lumpur terpaksa melakukan pendaratan darurat di Denpasar, Bali pada tanggal 26 Oktober 2015. Kejadian tersebut karena alarm pada pesawat berbunyi karena mencium aroma gas di ruang kargo. Setelah para petugas melakukan pengecekan, ternyata tidak ada kerusakan apapun pada pesawat tersebut. Setelah ditelisik, ternyata alarm di ruang kargo berbunyi karena ruangan tersebut dipenuhi oleh gas dan juga kotoran kambing, karena memang saat itu mereka sedang mengangkut ribuan kambing menuju Kuala Lumpur.

Baca Juga:  20 Fakta Tentang Kentut

4. Diberi Kartu Merah Karena Kentut

Melakukan pelanggaran di lapangan saat bermain bola mungkin hal yang wajar. Namun, bagaimana jika pemain bola diberi kartu merah karena kentut? Adam Lindin Ljungksvit, seorang pemain bola asal Swedia diusir dari lapangan karena ia kentut di tengah pertandingan. Sang wasit, Dany Kako merasa hal itu sangat tidak sopan. Meski Adam terus meyakinkan bahwa ia memang sedang kurang sehat. Namun wasit tidak merubah keputusannya untuk mengeluarkan Adam dari lapangan.


5. Ditikam Usai Mengentuti Pacar

Insiden mengenaskan tersebut terjadi saat Deborah Ann Burn, seorang wanita asal Florida bertengkar dengan sang pacar, Willie Butler. Pertengkaran tersebut dipicu oleh hal sepele. Yaitu ketika Willie tanpa sengaja kentut di wajah Burn. Wanita yang saat itu sedang mabuk pun kehilangan kendali, hingga akhirnya mereka bertengkar hebat. Kejadian tersebut berlanjut hingga Willie melempar pisau ke arah Burn. Burn balik melemparkan pisau tersebut ke arah Willie dan mengenai perutnya. Hal itu membuat Willie mengalami perdarahan hebat dan akhirnya Burn pun diamankan polisi.

Kentut mungkin hal kecil dan sepele, tapi ketika dikeluarkan di saat yang tidak tepat, maka yang terjadi kemudian adalah bencana. Ya, seperti lima kejadian di atas. Sarannya, selalu atur waktu untuk melakukan ritual ini, tapi jangan ditahan terlalu lama juga ya karena bisa memberikan efek yang buruk pula.

No comments

Powered by Blogger.