Header Ads

10 Laba - Laba Paling Beracun di Dunia

Meski banyak orang yang membenci laba-laba tapi ada pula sejumlah orang yang menyukai hewan berkaki delapan ini. Sama halnya seperti ular, laba-laba juga memiliki banyak jenis, ukuran, dan juga tingkat racun yang berbeda-beda. Racun yang dimiliki oleh laba-laba juga ada yang tergolong berbahaya bagi manusia.

Lalu laba-laba jenis apa saja yang perlu mendapat perhatian khusus? Nah, berikut ini adalah 10 jenis laba-laba paling beracun yang ada di dunia.


10. Yellow Sac Spider
Ukurannya memang kecil, hanya sekitar 5 sampai 10mm. Tapi bukan berarti laba-laba ini bukan ancaman berarti bagi manusia. Laba-laba Yellow Sac memiliki gigitan yang sangat menyakitkan sehingga membuatnyanya dianggap sebagai salah satu laba-laba paling beracun di dunia. Diberi nama Yellow Sac dikarenakan laba-laba ini memiliki warna tubuh kuning pucat atau hijau.

Penyebaran laba-laba Yellow Sac berasal dari wilayah Australia sampai Kanada. Racun yang dimiliki Yellow Sac dikenal dengan sebutan cytotoxin. Cytotoxin ini memberikan efek sakit yang sangat disertai dengan pembengkakan pada bagian yang digigit oleh Yellow Sac. Jika kalian berada di tempat yang banyak tanaman, kulit pohon, batu, dan dedaunan, maka kalian wajib berhati-hati karena di tempat itulah paling banyak ditemukan laba-laba Yellow Sac.


9. Fringed Ornamental Tarantula
Memiliki tubuh besar dan tubuhnya yang dilapisi dengan bulu halus, laba-laba Fringed Ornamental ini masih tergolong dalam keluarga Tarantula. Fringed Ornamental Tarantula memiliki taring yang sangat unik yang mengarah ke bawah. Jadi untuk menangkap mangsa, Fringed Ornamental Tarantula harus menancapkan kedua taringnya pada tubuh korban. Berbeda dengan laba-laba pada umumnya yang menggunakan taringnya untuk menjepit korban.

Banyakan orang berpikir bahwa gigitan Tarantula tidaklah menyakitkan, tapi jangan kalian anggap remeh dengan laba-laba satu ini. Racun dari Fringed Ornamental Tarantula bisa memberikan rasa sakit yang luar biasa disertai dengan kram otot. Pernah ada sebuah kasus dimana seorang manusia terpaksa masuk ruang gawat darurat setelah mengalami kejang-kejang dan sakit pada dada setelah diserang laba-laba ini.


8. Goliath Bird Eater Tarantula Spider
Goliath Bird Eater Tarantula adalah laba-laba terbesar kedua yang ada di dunia dengan ukuran yang bisa mencapai 28 cm. Jadi jelas bahwa siapapun yang melihat laba-laba besar ini pasti akan langsung menjaga jarak. Beruntungnya adalah Goliath Bird Eater Tarantula lebih banyak ditemukan di hutan dan tempat yang memiliki kondisi tanah basah.

Tidak hanya ukurannya yang harus kalian waspadai, Goliath Bird Eater Tarantula ternyata memiliki racun yang cukup berbahaya bagi manusia. Meski tidak sampai bisa membunuh manusia, gigitan laba-laba ini bisa memberikan rasa sakit yang luar biasa serta pembengkakan di sekitar luka akibat gigitannya. Efek berbeda apabila Goliath Bird Eater Tarantula menggigit hewan yang lebih kecil. Dipastikan hewan kecil tersebut akan mati dalam hitungan menit.


7. Wolf Spider
Banyak ditemukan di daerah Amerika Utara dan Eropa dan diketahui ada sebanyak 175 jenis Wolf Spider yang tersebar di beberapa negara di dunia. Ukurannya terbilang sangat bervariasi, yang paling kecil bisa berukuran 1 mm dan yang paling besar sekitar 35 mm. Nama Wolf Spider diambil dari nama ilmiah Lycosidae yang bila diterjemahkan dalam bahasa latin akan berarti wolf atau serigala.

Ukurannya memang bervariasi, tapi efek racun dari Wolf Spider bisa terbilang sama. Apabila kalian digigit oleh Wolf Spider, racunnya bisa mengakibatkan kemerahan dan iritasi pada area sekitar gigitannya. Wolf Spider memiliki sifat penyendiri tapi ketika merasa terancam, Wolf Spider dengan cepat akan menyerang apapun yang mengganggunya.


6. Mouse Spider
Menurut catatan, ada sekitar 12 jenis Mouse spider yang tersebar di Australia dan Selandia Baru. Dipersenjatai dengan taring yang tajam dan racun yang mirip dengan Sydney Funnel Web membuat Mouse spider dianggap sebagai salah satu laba-laba yang berbahaya. Meski memiliki ukuran hanya 1 sampai 3 cm, Mouse spider bisa bergerak sangat cepat layaknya tikus.

Meski memiliki racun yang sama mematikannya dengan Sydney Funnel Web, Mouse spider tergolong laba-laba yang sangat berhati-hati dalam menggunakan racunnya tersebut. Sebagian besar gigitan dari Mouse spider diketahui kering atau tanpa racun. Namun apabila ada orang bernasib sial yang disuntikan racun oleh laba-laba ini, orang tersebut bisa mengalami rasa sakit yang sangat.

Baca Juga:  Digigit Ular, Pria Ini Catat Apa yang Dirasakannya Hingga Ajal Menjemput


5. Black Widow Spider
Black Widow disini tidaklah sama dengan superhero Black Widow yang diperankan oleh Scarlett Johansson. Di Australia, laba-laba Black Widow lebih dikenal dengan sebutan Red Back. Hal tersebut dikarenakan adanya garis merah di bagian perut laba-laba tersebut. Black Widow maupun Red Back telah dikenal orang di dunia karena memiliki racun yang sangat mematikan bagi manusia.

Gigitan Black Widow bisa membuat orang merasakan rasa sakit seperti terbakar.Black Widow juga bisa mengakibatkan pembengkakan di area sekitar gigitan. Laba-laba Black Widow jantan memiliki ukurang yang relatif kecil yakni hanya sekitar 1,25 cm. Namun betinanya memiliki ukuran yang jauh lebih besar yaitu mampu mencapai ukuran 4 cm. Semakin besar ukuran Black Widow, jumlah racun yang disuntikan juga akan semakin besar.


4. Brown Recluse Spider
Laba-laba Brown Recluse lebih banyak ditemukan di daerah yang memiliki iklim hangat seperti Illinois, Nebraska, Texas, Iowa, Indiana, Georgia dan Kentucky. Brown Recluse dikenal juga dengan nama Violin spider, Fiddleback, dan Six-Eyed spider. Kalian harus waspada dengan laba-laba satu ini karena racunnya yang sangat mematikan.

Brown Recluse memiliki racun yang disebut dengan necrotic. Racun jenis ini bisa menghancurkan jaringan kulit di bagian yang digigit. Jadi, racun Brown Recluse akan menghancurkan jaringan kulit, membuatnya terbuka seperti lubang besar. Tidak ada pengobatan yang efektif untuk racun Brown Recluse. Pilihan terbaik untuk menutup lubang gigitan Brown Recluse adalah dengan melakukan cangkok kulit.


3. Sydney Funnel Web
Sydney Funnel Web merupakan saudara dekat dari Mouse spider. Banyak ditemukan di Australia bagian selatan, Queensland, Victoria dan New South Wales. Berbeda dengan laba-laba pada umumnya yang akan menjauhi manusia, Sydney Funnel Web justru tidak takut dan tanpa ragu akan menyerang orang yang berani mendekat.

Selain terkenal akan keagresifannya, Sydney Funnel Web juga memiliki racun yang sangat mematikan. Racun tersebut akan disuntikan bersamaan ketika mereka menggigit mangsanya. Perlu kalian perhatikan bahwa Sydney Funnel Web memiliki taring yang sangat tajam dan mampu menembus sepatu kulit dan kuku. Ketika masih belum ditemukan anti racun, orang yang terkena gigitan Sydney Funnel Web dipastikan akan meninggal. Beruntung pada tahun 1981 sudah ditemukan anti racun, jadi angka kematian atas serangan Sydney Funnel Web sudah tidak terdengar lagi.


2. Six-Eyed Sand Spider
Six-Eyed Sand masih merupakan anggota keluarga dari Brown Recluse. Yang menjadi pembeda adalah lokasi tempat ia ditemukan. Six-Eyed Sand lebih sering ditemukan di daerah padang pasir di Afrika Selatan. Orang yang berjalan di padang pasir wajib waspada akan keberadaan laba-laba ini karena Six-Eyed Sand sering bersembunyi di bawah pasir sambil menunggu mangsanya.

Six-Eyed Sand memiliki racun mematikan yang bernama cytotoxin. Efek racun tersebut sama dengan Brown Recluse. Jadi dampak dari gigitan Six-Eyed Sand dapat menyebabkan rusaknya jaringan kulit dan mengakibatkan lubang besar pada area yang digigit. Pada hewan yang lebih kecil seperti kelinci, racun cytotoxin yang masuk ke dalam tubuh bisa membunuh hewan malang tersebut dalam jangka waktu 5 jam.


1. Brazillian Wandering Spider
Apabila kalian ingin tahu jenis laba-laba paling mematikan di dunia, inilah jawabannya. Dinamakan Brazillian Wandering Spider, hewna berkaki delapan ini paling banyak ditemukan di negara Amerika Selatan seperti Kolombia, Peru, Brazil, Bolivia, Paraguay, Venezuela, Kosta Rica dan Argentina. Brazillian Wandering Spider dikenal sangat agresif dan sanggup menyerang manusia berkali-kali.

Brazillian Wandering Spider bisa tumbuh sebesar 17 cm. Racun Brazillian Wandering Spider mengandung racun yang disebut neurotoxin. Akibat yang ditimbulkan oleh laba-laba ini bisa mengakibatkan sesak napas. Apabila terlambat mendapatkan perawatan bisa berujung pada kematian. Pada pria, racun laba-laba Brazillian Wandering bisa membuat pria mengalami ereksi. Ereksi tersebut bisa berlangsung dalam waktu berjam-jam dan sangat menyakitkan.

No comments

Powered by Blogger.