Header Ads

10 Penjara Rahasia Milik CIA

Black Site adalah penjara rahasia yang dimiliki oleh badan intelijen Amerika Serikat bernama CIA. Di penjara tersebut menjadi tempat untuk menahan dan menyiksa para tahanan yang biasa disebut Ghost Prisoner. Di tempat itu para tahanan akan disiksa untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh CIA.

Ada beberapa penjara di dunia ini yang biasa digunakan CIA untuk menyiksa para tahanan. Inilah daftar 10 penjara rahasia milik CIA, seperti yang dilansir oleh tahupedia.com.


10. Antaviliai Lithuania
Properti ini dibeli pada tahun 2004 oleh Elite LLC, sebuah perusahaan yang sudah teregistrasi di Washington. Menurut penduduk lokal, mereka seringkali melihat kontraktor Amerika menggali di sekitar properti, membuat sesuatu di bawah bangunan utama. Pada tahun 2009, seorang mantan agen mengatakan bahwa selama beroperai dalam waktu 1 thaun, Antaviliai sudah menjadi tahanan bagi 8 tersangka teroris. Di tahun 2007, properti ini dijual oleh Elite LLC kepada pemerintah Lithuania. Sejak saat itu, tempat ini telah menjadi tempat latihan para pasukan Lithuania.


9. Mihail Kogalniceanu Airport Romania
Mihail Kogalniceanu merupakan bandar udara yang berada di selatan Romania. Pada tahun 2015 tercatat sebanyak 2.227 penerbangan yang terjadi di bandar udara ini. DImana melibatkan sebanyak lebih 63.000 penumpang. Besarnya angka tersebut membuat banyak orang yang curiga bahwa ada beberapa kriminal internasional yang turut ikut dalam penerbangan yang terjadi di bandar udara tersebut.


8. Temara Interrogation Centre Morocco
Merupakan fasilitas penjara yang dikelola langsung oleh pemerintah Moroko, dapat ditemukan di dalam hutan sejauh 14 km dari kota Rabat. Pada tahun 2003, Moroko diperiksa oleh United Nations Committee karena kasus penyiksaan yang dilakukan. Di tahun 2004, Temara kembali mengalami masalah karena kasus penyiksaan yang berlawanan dengan HAM. Di tahun 2010, Amerika memberikan pernyataan resmi bahwa Temara merupakan penjara milik Moroko, namun didanai oleh CIA. Namun pernyataan tersebut langsung dibantah oleh pemerintah Moroko dengan mengatakan bahwa penjara tersebut tidak pernah ada.


7. Bucharest Prison
Di Romania, CIA telah diketahui telah melakukan sejumlah penyiksaan terhadap tahanan di sebuah penjara rahasia yang terletak di bawah tanah. Menurut warta berita, pemerintah Amerika Serikat mengakui bahwa penjara rahasia ini dibangun dan dioperasikan dibawah pengawasan pemerintah Amerika Serikat. Di penjara inilah seorang anggota Al-Qaeda Khalid Sheikh Mohammed ditahan. Walaupun penjara ini tetap digunakan sampai tahun 2006, namun tidak semua tahanan dibebaskan. Hanya beberapa saja yang dikembalikan ke negara asalnya. Sedangkan tahanan seperti Mohammed dikirim ke penjara Guantanamo Bay.


6. Detention Site Green Thailand
Tidak ada yang menyangka bahwa CIA membangun sebuah penjara rahasia di wilayah Asia, Thailand. Bahkan pemerintah Thailand pun membantah keras akan keberadaan penjara tersebut. Tapi tindakan yang dilakukan oleh CIA yang menghapus 92 rekaman terhadap tersangka teroris yang direkam di suatu tempat di Thailand malah semakin menguatkan bahwa di Thailand memang ada penjara rahasia itu.

Baca Juga:  Pembantaian yang Dilakukan NAZI Terjadi Demi Keuntungan Para Miliarder Amerika?


5. Camp Lemonnier Djibouti
Djibouti menjadi tempat strategis bagi tentara Amerika Serikat mengingat tempat itu sangat dekat dengan area teroris seperti Somalia dan Yemen. Sebuah laporan tidak resmi pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa tempat ini merupakan salah satu dari sekian banyak penjara rahasia yang dimiliki oleh CIA. Al Jazeera America mengatakan bahwa mereka melihat banyak orang ditahan, diinterogasi dan juga disiksa.


4. Diego Garcia Indian Ocean
Diego Garcia adalah sebuah pulau yang berada di Samudera Hindia, 1.600 km dari selatan India. Dan menurut orang lokal, pulau tersebut sudah diklaim menjadi milik Inggris. Meskipun Inggris mengatakan bahwa tidak ada yang namanya “Ghost Prisoner” yang ditahan di pulau tersebut, pada sebuah interview pada tahun 2015, Lawrence Wilkersonyang merupakan kolonel tentara Amerika mengatakan bahwa Diego Garcia telah menjadi penjara bagi para tersangka teroris. Para teroris diculik, ditahan, dan disiksa untuk mendapatkan informasi.


3. Polish Countryside
Pada tahun 2003 CIA membangun sebuah penjara rahasia di sebuah desa kecil di Stare Kiejkuty, Polandia. Di penjara inilah para tahanan mengalami siksaan yang sadis demi mendapatkan informasi. Saaty ini, penjara tersebut sudah diambil alih oleh pemerintah Polandia dan juga sekarang tengah dihadapi oleh tuduhan karena telah bersikap anti-konsitusi karena telah melakukan toleransi terhadap beberapa tahanan dan beberapa kasus penyiksaan yang terjadi pada tahun 2002.


2. The Salt Pit Afghanistan
Penjara milik CIA ini juga dikenal dengan nama Cobalt. Merupakan penjara bekas gudang batu bata yang berlokasi di utara Kabul, Afghanistan. Diketahui bahwa CIa membangun penjara ini dengan alokasi dana sebesar 200.000 USD. Sebuah media berita ternama di Amerika, The Daily Beast pernah menyebutkan penjara ini sebagai “CIA’s Sadistic Dungeon”. Hal tersebut diungkapkan karena mengingat angka kematian tahanan yang sangat tinggi disana. Para tahanan mayoritas meninggal karena hipotermia. Dimana para tahanan seringkali dipukul, ditelanjangi, dan dirantai di lantai yang dingin.


1. Camp Eagle Bosnia and Herzegovina
Pada tahun 2005, ada 2 orang pria Bosnia yang menceritakan pengalaman mereka ketika di tahan di Camp Eagle. Mereka diculik dan dituduh sebagai teroris oleh para tentara Bosnia. Tidak hanya mengalami tindak kekerasan, namun mereka berdua juga berkali-kali dilecehkan oleh para tentara. Kemudian 2 orang tersebut ditanyai oleh orang Amerika berpakaian sipil yang kemudian membebaskan mereka dengan memberi jaminan sebesar 500 USD. Kedua orang tersebut juga diancam untuk tidak membocorkan kepada publik apa yang telah mereka alami. Tentunya sudah dapat kita bayangkan siksaan seperti apa yang mereka alami.

No comments

Powered by Blogger.