Header Ads

5 Fakta Brigjen Al Faghm, Bodyguard Tangguh Pilihan Raja Arab

Setiap kali kunjungan kenegaraan Raja Salman, kerap didampingi seorang pria gundul berbadan tinggi tegap, dan mempunyai sorot mata yang tajam. Dia seringkali menjadi perhatian para wartawan saat akan mengambil foto Raja Salman.

Setelah ditelusuri, pria tersebut adalah Brigadir Jenderal (Brigjen) Abdul Aziz Al-Faghm. Dia merupakan tentara elit Arab Saudi yang bertugas menjadi pasukan pengamanan Raja Salman.

Thomas Wictor, selaku penulis sekaligus pakar perang dan militer menuturkan bahwa, Abdul Aziz Al-Faghm merupakan salah satu tentara di Saudi yang memiliki banyak prestasi.

Berikut ini adalah lima fakta menarik Brigjen Al-Faghm menurut Thomas Wictor, seperti dilansir TribunJatim.com.


1. Mulai dari Pilot hingga Penjinak Bom

Tak hanya piawai soal bertempur di darat, Abdul Aziz Al-Faghm juga bisa menerbangkan pesawat helikopter dalam kondisi apapun. Hal itu ditunjukan dari badge Saudi Air Force pilot’s wings yang dimilikinya.

Bahkan, ia mampu menjinakkan bahan peledak, dilihat dari badge penjinak bom yang ia miliki. Semua badge tersebut ia dapatkan dari pelatihan selama kurang lebih dari 10 tahun.


2. Tua hanya usianya

Al-Faghm saat ini telah berusia sekitar 50 tahun. Namun, penampilan fisiknya kerap membuat orang kagum. Bagaimana tidak, di usianya yang sudah memasuki kepala lima, ia masih tetap terlihat tegap, kekar, dan terjaga layaknya tentara berusia 20 tahunan.


3. Tidak hanya ahli teori

Brigjen Abdul Aziz Al-Faghm telah beberapa kali mendapatkan penghargaan Order of Bravery, yang merupakan penghargaan tertinggi untuk para pria pemberani di Saudi.

Baca Juga:  5 Kakek-Kakek Ini Tubuhnya Berotot Kekar

Seperti diketahui, untuk meraih penghargaan ini membutuhkan perjuangan ekstra. Menurut Thomas Wictor, untuk meraih penghargaan ini, seseorang harus terlebih dahulu ikut dalam perang fisik atau terjun langsung sebagai prajurit.

Dengan melihat fotonya saat berada di sisi Raja Salman, Thomas Wictor memuji Brigjen Abdul Aziz Al-Faghm sebagai orang yang sangat teliti dan disiplin dalam melindungi raja. Hal itu terlihat dalam posisi tangannya ketika berjalan melindungi Raja Salman.


4. Kesetiaannya tidak diragukan

Fakta menarik berikutnya dari sisi Brigjen Al-Faghm adalah sosok yang sangat setia kepada rajanya. Ini terbukti saat dirinya menjadi pengawal terdepan mengiringi jenazah Raja Arab Saudi sebelumnya, yakni Raja Abdullah bin Abadulaziz Al Saud, yang meninggal pada 23 Januari 2015 silam.

Meski sang raja telah meninggal, ia kembali siap mengabdi pada Raja Arab Saudi selanjutnya yaitu Raja Salman hingga sekarang.


5. Titisan Sang Ayah

Profesi sebagai pasukan khusus kerajaan yang ia geluti saat ini ternyata titisan sang ayah.

Menurut Thomas Wictor, ayah Al-Faghm juga pernah menjadi abdi Raja Abdulaziz (ayah Raja Salman) selama 30 tahun.

No comments

Powered by Blogger.